klock

Pages

Selasa, 04 Desember 2012


Agama dan Filsafat


  Agama dan Filsafat, mungkinkah kedua hal ini mampu berjalan bersama atau bahkan keduanya malah saling bertentangan? Memang kedua hali ini telah menjadi topik panas yang telah lama diperbincangkan. Memang menarik jika membahas hubungan diantara kedua hal tersebut. Saya tertarik untuk mencoba membahas seberepa kuatkah peran agama bagi manusia dan bagaimana manusia menerima agama secara rasional. Dalam tulisan saya kali ini, saya akan membahas hubungan antara agama dan filsafat, dan bagaimana dan mengapa kita harus percaya pada tuhan.

Hubungan antara agama dan filsafat

  Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, agama adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya. Dari definisi tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa di dalam agama terdapat peraturan yang mengatur manusia dalam bertingkah laku terhadap sesama, alam sekitar dan lingkungan serta hubungan manusia tersebut dengan tuhannya (ibadah). Sebelum saya memaparkan hubungan antara agama dan filsafat, saya akan memaparkan definisi dari Filsafat terlebih dahulu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, filsafat adalah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal, dan hukumnya. Dalam definisi tersebut, saya ingin menggaris bawahi kata – kata pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai segala yang ada. Saya tertarik dengan kata – kata tersebut, disini kita mampu melihat hubungan antara filsafat dan agama. Dengan ilmu filsafat, seorang yang kita tahu kedudukannya sebagai mahluk paling mulia karena memiliki akal fikiran akan menggunakan akalnya tersebut untuk berfikir secara logis mengenai aturan maupun keimanan yang ada di dalam agama. 
         Namun, tidak semudah itu untuk menggunakan ilmu filsafat untuk menerima ajaran maupun aturan yang ada di dalam agama. Ada hal – hal tertentu yang saling bertentangan diantara keduanya. Lalu, mungkinkah agama dan filsafat bisa bersatu? Kita semua tahu bahwa dari definisi saja, agama dan filsafat memiliki hal yang bertentangan. Dalam agama, manusia menerima aturan – aturan yang ada dalam agama tersebut dan diwajibkan menaati setiap peraturan serta menjauhi hal – hal yang dilarang dalam agama untuk mencapai sebuah kehiupan abadi(surga). Sedangkan dalam filsafat, manusia akan berfikir kritis mengenai hal – hal yang ada secara rasional. Jika menururt ilmu filsafat setiap hal yang ada di dunia ini harus bisa diterima secara rasional dan logis, maka ada beberapa hal di dalam agama yang tidak bisa diterima secara rasional. Salah satunya adalah iman. Sebagai contoh, di dalam agama islam ada satu peristiwa yang disebut dengan isra’ mi’raj dan setiap muslim wajib mengimaninya. Peristiwa itu adalah suatu peristiwa dimana nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan dari masjidil haram di Mekah menuju masjidil aqsa di Madinah selama satu malam untuk menerima wahyu dari Allah SWT yang berupa perintah untuk melakukan sholat lima waktu. Bila difikir secara logis, hal ini memang sulit untuk diterima oleh akal. Bagaimana bisa hanya dalam waktu semalam nabi Muhammad mampu menempuh jarak sebegitu jauhnya. Bayangkan, pada zaman nabi dahulu, tidak ada kendaraan apapun yang bisa menempuh jarak antar kota mekah menuju madinah selama satu malam. Memang sungguh tidak rasional bila peristiwa ini bisa untuk diterima oleh akal manusia. Maka dari itulah, agama mengajarkan tentang iman. Dimana akal tak mampu berfikir dan menerima hal – hal yang memang diluar kepala manusia dan melalui imanlah manusia akan mampu menerimanya. Jika melihat contoh tersebut, maka memang tidak masuk akal dan mungkin ilmu filsafat tidak akan menerimanya karena peristiwa tersebut tidaklah rasional. Lalu, mungkinkah agama dan filsafat bisa bersatu? Dan jawabannya adalah bisa, tergantung cara pandangn untuk melihat kedua hal tersebut. Secara raionalis, ada seorang filosofis yang bernama Rene Descrates yang mengungkapkan statement bahwa ‘aku berfikir maka aku ada’. Ketika seseorang itu berfikir, maka dia akan memikirkan hal – hal bagaimana dia bisa hidup di dunia. Dibalik itu semua pasti ada suatu kekuatan besar yang mampu menciptakannya untuk ada. Secara mistik, ada seorang tokoh filsafat yang bernama Ibnu Arabi yang mengatakan kurang lebih seperti ini, Ada banyak jalan menuju tuhan. Kebenaran itu tunggal, hanya cara melihat kebenaran itu sendirilah yang berbeda-beda. Secara eksistensialis, mereka yang menganut pemikiran eksistensialis(keberadaan) bahwa dimana ada kekuatan maha dahsyat yang lebih besar dari kekuatan manusia. Kekaguman sekaligus rasa takut yang muncul akan sesuatu yg maha dahsyat yg tidak terfikirkan oleh manusia (kuasa tuhan). Secara tidak langsung, ketiga cara pandang diatas memaparkan bahwa diantara agama dan filsafat ada benang merah yang membuat mereka bisa berjalan bersama. Agama adalah sebuah kepercayaan, manusia membutuhkan akal untuk berfikir bagaimana dia mempercayai agama. Memang tidak semua hal di dalam agama bisa diterima oleh akal (Imanlah yang bisa menerimanya). Namun, tidak semua hal di dunia ini terjadi secara logis dan rasional. Terdapat banyak hal di dunia ini yang tidak bisa terpecahkan oleh akal, dan itu semakin meyakinkan bahwa ada kekuatan besar (Tuhan) dibalik itu semua.

Bagaimana dan mengapa kita percaya kepada tuhan?

  Siapakah tuhan? Mengapa tuhan ada? Apakah kita membutuhkan tuhan? Adakah orang yang pernah melihat tuhan? Itulah beberapa pertanyaan yang muncul ketika kita berbicara mengenai tuhan dari sudut pandang orang ateis. Kebanyakan dari orang ateis terlalu memikirkan dan merenungkan tentang kejadian – kejadian yang terjadi di dunia secara logis. Mereka tidak mau menerima hal – hal luar biasa yang tidak bisa diterima oleh akal. Mereka menganggap hal – hal semacam itu sebagai kejadian alam atau proses perubahan alam semesta yang terjadi secara alamiah bukan karena kekuatan dari Tuhan. Saya sendiri sebagai seorang yang beragama memang sangat tidak setuju dengan cara pandang mereka mengenai keberadaan tuhan. Meskipun tidak bisa saya pungkiri bahwa benar adanya bila kita harus mempercayai hal – hal yang logis. Namun, akal yang dimiliki manusia ada batasannya. Ada masa dimana ketika akal tidak mampu menjawab tentang kejadian – kejadian yang berada di luar jangkauan fikiran manusia. Dari situlah saya menyadari dan meyakini bahwa terdapat sesuatu yang memiliki kekuatan yang maha dahsyat sehingga semua ini bisa tercipta. Dan disitulah akal saya mulai berfikir dan memahami bahwa memang semua yang ada di alam semesta ini tidak terjadi secara begitu saja (alamiah), ada Tuhan dibalik itu semua. Ada tuhan yang mengatur dan menciptakan semuanya, ada kekuatan maha dahsyat yang tidak terkalahkan oleh apapun.
Banyak ilmuwan yang memaparkan berbagai teori tentang asal mula kehidupan. Namun, kebanyakan dari teori tersebut masih memiliki kelemahan di beberapa bagian. Seperti teori sebab akibat terjadinya alam semesta. Di dalam teori ini, kurang lebih para ilmuwan memaparkan bahwa alam semesta berasal dari sebuah benda, secara alamiah benda tersebut meledak (proses alam) dan terciptalah alam semesta (bumi, bintang, planet, matahari dsb). Mungkin memamg masuk akal bila sebuah benda bisa meledak dan terciptalah benda – benda lain yang berasal dari pecahan benda tersebut. Namun, yang saya pertanyakan disini adalah asal mula benda utama yang bisa meledak dan terciptalah alam semesta dan isinya tersebut. Dari manakah benda tersebut berasal? Apakah memang sudah ada dan harus ada untuk memulai semua kehidupan? Tidak logis bukan bila difikir secara rasional menegnai asal mula benda tersebut. Disitulah letak kekurangan teori sebab akibat yang dipaparkan oleh para ilmuwan. Dan dari sinilah kepercayaan saya akan adanya sang pencipta (Tuhan) semakin meningkat bahwa memang ada kekuatan luar biasa yang memang terkadang tidak bisa ditangkap oleh akal manusia. Satu hal yang membuat saya semakin yakin mengapa saya percaya bahwa Tuhan itu ada.
           Bagi saya, memang tidak sangsi lagi bahwa tuhan itu mutlak adanya. Ada dzat yang berkuasa di alam semesta. Ada tuhan yang mengatur semua ini bisa terjadi. Tidak semua yang ada di dunia ini bisa terpecahkan oleh akal manusia. Manusialah yang harus berfikir untuk memecahkan otaknya bila terus berfikir siapakah tuhan dan percaya bahwa tuhan itu tidak ada.

Rabu, 25 Januari 2012

What I want to be

               I want to be an air that can fly anywhere what I want
I want to be a water that can placed anywhere and will be useful for anyone
I want to be a fire that can make a light and brightening everyone in the darkness
        I want to be a soil that many things can life and enjoy their selves

So, Can I do it ? Can I make it come true ?
The answer is in me ! I can be anything what I want, if I can focus with my purpose. I have to achieve it by improving my skill.
The main point, I have to believe, trust, pray and do it !
Be my self !
I can do it !
I can achieve it !
I can be someone useful for anyone !

Senin, 23 Januari 2012

Essay (IELL3)


The Influences of Character Building for Students
In the School
            Character building is the education about character of the students and how to educate the students, not only for their knowledge about the lesson but also the important thing is to educate the character of the students. Character building is one of the important things which has big influence in human development. The best time to do character building for human is from the childhood period. We know that, childhood is the first step in human development. So, in that time the children will easy to receive anything that he learned. The parents have to build the character of their children since that time. The teachers have to contribute in this chase, because the teacher is the educator in the school. In that period, the human character will start to be built. Character building will give many effects to the students.Character building is so important for the children to pass their life, behavior and their environment.Many studies said that the perfect time to build character in children is when they are less than 10 years old (In elementary school). Facts prove that School can help and improve character building in children. Actually there are several influences of character building for student.
            One of the influences of character building for students is the students will have the capability to manage their social and emotion including their environment.“Emotion is every intense feeling or affection that occurs when a person is in an important situation or circumstances or relationship”. (Campos, Frankel &Camras 2007 in Santrock, 2008, 155).If the students get a good character building, and the teacher can give it to the students.students will have a good character and will reduce the risk for students to have bad behavior, like the act to break the rule in the school and social rule. The teachers have to educate the students about emotional intelligence. “Emotional intelligent is the abilities to identify emotions accurately in ourselves and in other people, understand emotions and emotional language, manage emotion in ourselves and in other people, and use emotions to facilitate cognitive activities and motivate adaptive behavior”.(John D Mayer and Peter Salovey). The students who can manage their social and emotion, they will easy to make friend and have a good communication with others. They will have good behavior and attitude in environment of their school. They will becomepolite students that have good relation with others. They will be disposed to obey the rule in the school and also obey what the teachers said. Many studies said that most of the success students are the students who have the capability to manage their social and emotion.
            A good mental is also another influence from character building. A good mental will be got by the students who have good character building from their environment, exactly in school.Mental is pertinent with internal and character of the human, it is not about body or power. Mental is important thing that will give a significance effect to build their character and their capability to live in social environment.Moreover for the child, this is very important for them. Because mental is a part of soul that will give many influence to the students. One of the function of mental is mental can increase the feeling of confidence. For the examples, the student which has high mental he will be stronger student and can stand many disturbances from other students, like mucking, bullies, etc. But it is very contrast withthe student who didn’t have high mental, he seems brittle, mushy and he will easy to give up if there is a problem and cannot stand every disturbances from his peer. That is way, the mental is very important for the students.
            Another positive effect is good manner. Actually every person is requirement it, the person who has good manner, he will easy to live in social environment. He will easy to make friend, and he will get many respect from other. So, good manner has to build since child, because it is important to every person. The student who has good manner will have many friends in his school. He will have good relations with his friends and his friends will feel comfort to make friend with him. Actually we know that there are many positive effects from character building for children. Self-confidence is also has high influence to the child. With character building, it can increase the confidence of the children. Character building will make children’s confidence higher and higher. It is very good for children that have high confidence, they won’t be mousy children. The student which has high confidence, they tend to dare to try and will show their capability in public. They didn’t shy when they are wrong, and they will try to correct their mistakes and they will have spirit to learn more anything that they want. They didn’t shy to ask to other to get knowledge and make clear every doubt in their mind. This is a good capital for students in their future. They will get many advantages if they have high confidence.
            To conclude, it is very important to build human character since in the first step / period that is in school since they are still child. Because, we know that character building has many influences for students’ development. The capability to manage their social and emotion including their environment, good mental, good manner and Self-confidence are some influences from character building for the students in the school. Because character building is very important and has many influence to the students. The teachers have to pay attention and give some subjects about character building for educating their students, more over for the teachers who teach in first level (in kinder garden or Elementary school).  The teachers who teach in that level have to give and educate character building to their students. It is important because the best time to build character in humans is since they are child. In this chase, not only the teachers that have to take part, but also the family, exactly their parents.



References :
  • Atkinson, R. L. dkk. 1987. PengantarPsikologi I. Jakarta :PenerbitErlangga.
  • Goleman, Daniel. 1997. Emotional Intelligence. Jakarta : PT GramediaPustakaUtama.
  • Martin, Anthony Dio, 2003. Emotional Quality ManajementRefleksi, Revisi Dan RevitalisasiHidupMelaluiKekuatanEmosi. Jakarta: Arga.
·         Module of Educational Pshycology.

My concept map


Cause of ICT

    ICT is one of important lessons that I get in my University. This lesson tells me many things new, this lesson is very important for me. because of this lesson, I could get some knowledge for me. Everything that I has had from this lesson, I believe will be useful for me now or next.
    Thank you very much for Mr. Witdono who has given me the material about ICT lesson to increase my skill in IT skill. In this era, technology has been developed so fast. Because of that, we need to improve our skill, moreover in IT skill.Lucky for me, I could get in Sampoerna School of Education to continue my study. So, I could get ICT lesson from Mr. Witdono. From this subject, I got many things, such as : Lesson plan, Concept map etc.

These are my lesson plans :




MY DAILY LESSON PLAN
Subject :
Simple present tense
Time :
90 minutes
No.
Time
Action / Material
Duties and activities
1
7 minutes
Activities and procedures
Opening
Greeting
Praying
8 minutes
Review
Review the last material
45 minutes
Material / Lesson
Function
Pattern
Vocabularies
5 minutes
Make Examples
Applying the grammar into the sentences
10 minutes
Closing
Evaluation
Praying
2
5 minutes
Student assessment
Individual works
Making three sentences
(Positive, Negative and interrogative)
10 minutes
Group works
Making short conversation
using simple present tense
In home
Homework
Making a description text
using simple present
3

Objectifies

The students understand the function of this grammar

The students can apply this grammar in their speaking

The students can make correct sentences in grammar

Describe their routine or habit by using simple present
4
Information and Summary

The students  will get the conclusion from this lesson
5
Resources
Book
Azar, Betty Schrampfer, 1992. Fundamentals of English grammar. London : Prentice-Hall International (UK) Limited.
Huda,Mustachiqqul.2010. The Greatest Speaking For Beginner. Jepara: Britne Course
Link
6
Goal
The students will understand and can use this grammar in the daily




































































MY DAILY LESSON PLAN
Subject :
SENTENCE
Time :
90 minutes
No.
Time
Action / Material
Duties and activities
1
10 minutes
Activities and procedures
Opening
Greeting

Praying

30 minutes
Definition
Learning all about sentence (What is the sentence)
Classification
Classifying sentence (Verbal & Nominal) 

10 minutes
Examples
Making examples in a good sentences

15 minutes
Reflection
Making a game (Arrange the words )

10 minutes
Closing
Evaluation

Praying

2
5  minutes
Student assessment
Individual works
Making 2 sentences (Verbal & Nominal)

10 minutes
Group works
Making sort conversation

In home
Homework
Making long conversation (Verbal & nominal)
3

Objectifies

The students understand what the sentence is

The students can speak by using a good sentences

The students can make correct sentences

4
Information and Summary

The students will get the conclusion and know more about  the sentence
5
Resources
Book
Ø  Azar, Betty Schrampfer, 1992. Fundamentals of English grammar. London : Prentice-Hall International (UK) Limited.
Ø  Huda,Mustachiqqul.2010. The Greatest Speaking For Beginner. Jepara: BritneCours
Link
6
Goal
The students can make a good sentence, and can apply it in the daily